English • Thai

Embassy's Events

"DIPLOMASI ANGKLUNG" INDONESIA-THAILAND

Pertunjukan angklung interaktif dan kepiawaian membawakan beberapa lagu daerah Indonesia dengan alat musik angklung oleh tim kesenian Saung Angklung Udjo mendapat sambutan hangat dari 200 undangan yang hadir pada acara “Indonesia-Thailand Angklung Concert” di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Thailand tanggal 15 Agustus 2008. Tepuk tangan tidak henti-hentinya diberikan oleh para hadirin pada setiap pertunjukan tim kesenian Saung Angklung Udjo yang juga membawakan alunan Symphony Wolfgang Amadeus Mozart nada dasar G minor. Para undangan terdiri dari pejabat Kemlu Thailand, korps diplomatik, serta para wartawan.

Suasana keakraban antara Indonesia dan Thailand terasa hangat ketika tim kesenian angklung Thailand “Duriyasub Angklung”, asuhan Yayasan Luang Pradit Phairoh (Sorn Silapabanleng) memainkan empat melodi dengan alat musik angklung khas Thailand. Salah satu melodi yang dimainkan berjudul Homrong Yawa diyakini merupakan gubahan yang diinspirasi dari lagu tradisional Jawa Barat.

Konser angklung tersebut merupakan bagian dari acara peringatan 100 tahun keberadaan alat musik angklung di Thailand yang diselenggarakan oleh KBRI Bangkok bekerjasama dengan Yayasan Luang Pradit Phairoh (Sorn Silapabanleng), Kemlu Thailand, Universitas Srinakharinwirot, dan Universitas Rajabhat. Acara lainnya adalah seminar dan workshop mengenai angklung yang diadakan di Univeristas Srinakharinwirot dan Universitas Rajabhat. Pertunjukan Saung Angklung Udjo memukau komunitas diplomatik pada acara resepsi hari Kemerdekaan RI ke-63 pada tanggal 18 Agustus 2008.  

Masyarakat Thailand mengakui angklung berasal dari Indonesia. Angklung dibawa ke Thailand pada tahun 1908 oleh musisi Luang Pradit Phairoh, salah seorang anggota rombongan Pangeran Bhanubhandu yang berkunjung ke Pulau Jawa pada tahun tersebut. Tidak lama setelah kunjungan tersebut, Luang Pradit Phairoh mengembangkan alat musik angklung sehingga memiliki bentuk tersendiri yang disesuaikan dengan sistem musik di Thailand.

Dengan peringatan 100 tahun keberadaan angklung di Thailand, semakin disadari bahwa angklung memiliki nilai khusus dalam hubungan bilateral Indonesia-Thailand. Angklung selama 100 tahun telah menjadi media diplomasi dan people-to people contact bagi kedua negara.

 

Bangkok, 19 Agustus 2008

Tim Kesenian Saung Angklung Udjo sedang menunjukan kemahiran bermain angklung pada malam pertunjukan angklung di Kementerian Luar Negeri Thailand, 15 Agustus 2008

 

© 2006 Embassy of the Republic of Indonesia - Bangkok, Thailand Last Modified: September 2008