|
SIARAN PERS
PENGHARGAAN "KNIGHT GRAND CORDON (SPECIAL CLASS) OF THE MOST EXALTED ORDER OF WHITE ELEPHANT" DARI RAJA THAILAND KEPADA DUTA BESAR RI UNTUK KERAJAAN THAILAND
Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Ibrahim Yusuf, pada tanggal 2 Mei 2008 menerima penghargaan Royal Decoration “Knight Grand Cordon (Special Class) of the Most Exalted Order of the White Eelephant” dari Kerajaan Thailand, suatu penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kerajaan Thailand kepada Duta Besar negara-negara asing yang dinilai berjasa dalam meningkatkan dan mengembangkan hubungan bilateral Thailand dengan negara asing dimaksud.
Penghargaan tersebut disampaikan oleh Putra Mahkota Kerajaan Thailand, His Royal Highness Crown Prince Maha Vajiralongkorn yang mewakili Raja Thailand pada kesempatan menerima kunjungan pamitan Ibrahim Yusuf yang berakhir masa tugasnya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Thailand per 30 April 2008. Sebelumnya Bapak Ibrahim Yusuf telah diterima oleh PM Samak Sundaravej di Government House.
Masa tugas Bapak Ibrahim Yusuf sebagai Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand dimulai dari Oktober 2004 s.d April 2008. Selama periode tersebut, banyak capaian yang telah diraih yang memberi kontribusi besar bagi peningkatan hubungan bilateral RI-Thailand, antara lain peningkatan volume perdagangan RI-Thailand yang meningkat rata-rata 18% per tahun, peningkatan nilai investasi Thailand ke Indonesia yang menempatkan Thailand pada urutan ke-18 sebagai investor terbesar di Indonesia pada tahun 2007, pembentukan mekanisme kerjasama antar perguruan tinggi kedua negara melalui Konferensi Para Rektor Perguruan Tinggi Indonesia-Thailand yang diselenggarakan setiap tahun, dan penyelenggaraan pertunjukan kebudayaan dan pariwisata Indonesia yang diadakan di hampir seluruh wilayah Thailand.
Ibrahim Yusuf adalah seorang diplomat karir yang bertugas di Departemen Luar Negeri RI (Deplu) sejak tahun 1975. Sebelum menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Ibrahim Yusuf adalah Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (2000-2002) dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Deplu (2002-2004).
Bangkok, 2 Mei 2008
|